5 Kenyataan Mengenai Fred, Pemain gelandang Anyar MU

Fred akhirnya resmi jadi punya Manchester United. Pemain gelandang yang berasal dari Brasil tersebut sampai di Old Trafford dari klub sebelumnya, Shakhtar Donetsk. Fred telah melakoni tes medis serta menyepakati komitmen 5 tahun dengan tambahan opsi perpanjangan satu tahun di MU. Punggawa yang berumur genap 25 tahun tersebut menurut informasi ditebus dengan mahar yang mencapai 52 juta poundsterling. Fred adalah rekrutan ke-2 United di bursa transfer tahun ini. Tadinya, team didikan Jose Mourinho ini sudah mendapat Diogo Dalot dari FC Porto. Dibawah ini 5 kenyataan menarik mengenai Fred sebagaimana menurut talkSPORT yang merupakan situs berita bola.

1. Lahir di Brasil – Fred ataupun Frederico Rodrigues de Paula Santos, dulu kala lahir di kota besar ke-6 di Brasil yang bernama Belo Horizonte di tanggal lima Maret 1993. Belo Horizonte jadi host laga Piala Dunia 1950, 2014 serta menyajikan 2 surprise besar yang sempat terwujud di kompetisi – hasil negatif 1-0 Inggris dr AS di 1950 kemudian hasil negatif 7-1 Brasil vs Jerman di 2014.

2. Idolakan Ronaldinho – Maestro Brasil, Ronaldinho merupakan pahlawan masa kecil Fred. Skor perdana yang dibuat Fred di kompetisi Brasil di Juli 2012 terwujud vs tim Atletico Mineiro, yang dibela Ronaldinho pada kala itu.

3. Berevolusi di Shakhtar – Ditandatangani menjadi penerus Fernandinho yang gabung dengan klub Inggris, Manchester City, Fred bersepakat Shakhtar Donetsk dari tim asal Brasil, Internacional di 2013 seharga 15 juta euro. Ia merupakan salahsatu dari 6 punggawa Shakhtar yang tidak mau balik menuju Donetsk di Juli 2014 ketika krisis Rusia-Ukraina memuncak.

4. Dilatih Silva – Seperti yang dapat kita baca dari livescore Liga Inggris, bekas punggawa Arsenal, Gilberto Silva adalah agen dari pemain Fred. Tapi Silva menyaksikan perannya perdana menjadi mentor baru sehabis itu menjadi agen untuk punggawa remaja sebagaimana Fred. bekas pemain gelandang bertahan Brasil tersebut menyebutkan: “Sejak saya sudah bekerja bersama dengan Fred, ia jua jadi chalange raksasa untuk saya, sebab itu bukan kesibukan saya.”

5. Masalah Doping – Fred disebut positif memakai diuretic hydrochlorothiazide pada ajang Copa America 2015. Ia mulanya diskors sepanjang satu tahun sehabis kompetisi. Tapi sehabis tahap-tahap yang amat panjang dan rumit, Fred lalu diskors sepanjang 4 bln kira-kira Maret dan Juli 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published.