Melintasi Alam Indah Bali Dengan Bersepeda

Kring, kring, gowes! Siapa yang bilang selama liburan kita gak bisa sehat? Nih, ada sebuah aktivitas seru di Bali yang bakal menjaga tubuhmu selalu bugar dan gak melar usai liburan. Selain menjadikan badanmu semakin fit, aktivitas ini pun akan bikin lebih dekat pada alam! Apa sih? Jelas saja naik sepeda di Bali, mengayuh melalui alamnya yang ekstotik. Selama perjalanan, kamu bakal dimanjakan pemandangan hamparan padi menghijau, danau yang atas permukaannya layaknya cermin, pegunungan megah sebagai latar belakang, perkampungan warga, sampai dengan hutan hujan yang adem dan sedikit mistis.

Diantara aktivitas bersepeda, ada waktu istirahat dimana kamu bakal disajikan hidangan nikmat serta kue-kue tradisional di tengah-tengah alam yang sangat cantik. Siapa yang dapat nolak? Yuk bersepeda di Bali, pelancong harus terlebih dahulu booking paket bersepeda yang pada umumnya sudah termasuk sepeda juga helm, air minum botol juga jas hujan, handuk dingin, buah-buahan musiman, kue tradisional, makan siang, teh atau kopi, juga asuransi. Waktu tempuh saat kamu bersepeda bervariasi, antara 2,5 sampai 4 jam, tergantung jarak. Bila kamu tertarik bersepeda di Bali, ada sebagian tempat yang bisa kamu perhatikan. Jika penasaran banget kami akan menerangkannya untuk kamu sekalian:

  1. Ubud. Ubud bisa disebut sebagai tempat indah yang populer tuk bersepeda di Bali. Udara adem dan alamnya yang terbilang asri jadi alasannya. Kamu akan berangkat pagi-pagi dan mengawali bersepeda melalui sawah berundak di Tegallalang, mengeksplor daerah pedesaan yang damai semisal Desa Taro, melewati padang ilalang di perbukitan Campuhan, dan diakhiri dengan acara makan siang.
  2. Jatiluwih. Jatiluwih cycling cukup berbeda dengan Ubud cycling, meskipun kedua tempat saling indah, alami juga sejuk. Kamu bakal melintasi sawah-sawah berundak yang hijau dan amat luas, dengan panorama gunung-gunung yang megah di kejauhan. Kamu pun akan melalui Desa Subak di Jatiluwih, menjelang makan siang tiba saat di Jatiluwih.
  3. Danau Buyan, Bedugul. Kalau kamu ingin pengalaman bersepeda yang unik, bisa pilih Danau Buyan menjadi lokasinya. Danau ini ada di Bedugul, bersandingan dengan Danau Tamblingan. Alam Bedugul yang masih sejuk juga teduh dengan pohon-pohon besar bisa kamu nikmati pada saat bersepeda. Gunung, danau serta perbukitan terhampar indah ketika kamu melalui Desa Dasong. Peserta bakal melihat dari dekat peradaban masyarakatnya, seperti apa mereka menangkap ikan, menanamkan wortel dan strawberry serta menanam anggrek. Tur sepeda seringnya diakhiri dengan makan siang di daerah Danau Beratan.
  4. Batukaru. Bersepeda di kaki Gunung Batukaru Tabanan Bali tentu akan menjadi pengalaman unforgotable buatmu. Dengan naik sepeda, kamu bakal mengunjungi Pura Batukaru, menyusuri wilayah pegunungan, sawah-sawah dan desa-desa tradisional dan melihat bagaimana orang-orang desa yang ada di Bali memetik buah kelapa, panen kakao dan menanamkan padi. Sawah hijau berundak pasti memanjakan matamu, sedangkan udara sejuk, nuansa hening dan tenang membuat melepaskan segala kepenatan yang berkecamuk.
  5. Kintamani. Sudah tahu kan seperti apa keindahan alam Kintamani? Belum lagi ada udara dinginnya yang mengasyikan! Kamu bakal berangkat pagi-pagi buta, melewati wilayah dataran tinggi dengan panorama Danau dan Gunung Batur yang memesona. Bersepeda melalui perkebunan dan pedesaan pada rumah-rumahnya yang terbilang tradisional akan menjadikan liburanmu cukup kaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.